Maraknyakembali wabah penyakit DBD disertai datangnya musim penghujan yang mengakibatkan genangan air menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Untuk mengantisipasi hal ini, pemerintah senatiasa mengimbau masyarakat untuk hidup bersih dan selalu menjaga kebersihan lingkungan. Faktor alam seperti halnya musim penghujan, bukanlah satu-satunya

JAKARTA-Minggu-minggu ini sudah kelihatan masuknya musim hujan di kota Jakarta. Hujan lebat turun terus beberapa hari belakangan dan mengakibatkan banjir-banjir lokal di sejumlah tempat. Saat musim hujan volume sampah biasanya mengalami peningkatan, produksi sampah di wilayah Jakarta Pusat rata-rata sebanyak ton atau meter kubik per hari. Namun saat musim hujan biasanya volume sampah mengalami peningkatan sebesar 10-20 persen. Peningkatan sampah tersebut biasanya karena terbawa aliran air atau kali dari daerah lain. Di Jakarta Pusat ada sebanyak 628 petugas kebersihan atau penyapu jalan. Ketika memasuki musim penghujan ini agar warga dapat menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing dengan membuang sampah pada tempatnya. Bila kita perhatikan banyak genangan yang terjadi selama ini disebabkan tersumbatnya saluran air karena sampah. Kondisi Kali di beberapa tempat juga mengalami penyempitan karena dipenuhi lumpur. Akibatnya jika turun hujan air tidak mengalir langsung menuju laut, namun tertahan di pemukiman sehingga menyembabkan sejumlah tempat di sekitar lokasi terkena banjir. Masyarakat harus didorong untuk mengelola sampah dengan baik. Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah di kawasan pemukiman mereka harus diberi insentif dan disinsentif dalam pengelolaan sampah. Menurut rencana hal itu akan diatur dalam Rancangan Peraturan Daerah Raperda tentang Pengelolaan Sampah. Pemberian insentif dan disinsentif diberikan untuk meningkatkan upaya pengendalian sampah melalui pengolahan sampah. Raperda tentang Pengelolaan Sampah yang merupakan turunan dari UU No 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah juga diatur sanksi dan denda administratif bagi warga yang tidak mengelola sampah dan menyebabkan pencemaran atau perusakan lingkungan. Sanksi administratif berupa peringatan tertulis, penghentian sementara kegiatan, penutupan lokasi, pencabutan izin dan denda administrasi. Sedangkan denda administrasi diberikan kepada setiap orang yang sengaja dan terbukti membuang sampah, membakar sampah, dan mengais sampah di sembarang tempat. Besaran denda mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 50 juta. Besaran sanksi mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 50 juta ditujukan untuk industri kecil hingga besar yang membuang sampah atau limbahnya sembarangan. You’re Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. SAMPAH RUMAH TANGGASampah rumah tangga adalah semua jenis bahan sisa yang sudah tidak terpakai lagi dari dalam kegiatan rumah tangga. Dari rumah tangga terdapat dua jenis sampah yaitu sampah cair dan sampah padat. Sampah cair berupa limbah pembuangan dari kamar mandi, bekas mandi, mencuci piring atau pakaian. Sampah padat yang berupa sampah anorganik tidak dapat diuraikan oleh bakteri, yaitu jenis plastik, botol, kaleng, kertas, tisu dan sebagainya. Pengelolaan sampah adalah proses pengumpulan, pengangkutan, atau pembuangan materi sampah. Masih minimnya pengetahuan tentang tata cara pengelolaan sampah rumah tangga mengakibatkan sampah hanya dibuang dan tidak dimanfaatkan penanaman pemahaman atau pengetahuan kepada keluarga tentang pengolahan sampah rumah tangga. Salah satunya melalui sosialisasi ketika ada pertemuan RT baik bapak-bapak, ibu-ibu beserta anak-anaknya. Pemahaman yang diberikan tentang Reduce, Reuse dan Recycle 3R. Reduce, dengan cara menggurangi penggunaan barang yang tidak bisa di daur ulang sampahnya. Misalnya menggurangi pembelian air mineral dalam botol dengan selalu membawa air minum dari rumah. Reuse, menggunakan kembali barang-barang agar mengurangi sampah. Misalnya menggunakan wadah kemasan kosong untuk tempat menyimpan sesuatu, misal botol bekas untuk wadah minyak goreng. Pemanfaatan sisi kertas yang kosong untuk menulis dan memberikan sampah terpilah kepada pihak yang lebih membutuhkan dari pada sampah harus dibuang. Recycle, yaitu dengan cara mendaur ulang sampah. Misalnya menggunakan baju bekas tidak terpakai untuk dijadikan hiasan, menggunakan botol bekas untuk dijadikan pot tanaman atau hiasan. Harapannya adalah masyarakat bukan hanya tahu tentang 3R, namun diterapkan dalam kehidupan Juga 35 Pantun Nasehat Orang TuaRumah tangga adalah salah satu tempat yang menghasilkan sampah anorganik, oleh karena itu perlu adanya pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah secara mandiri atau individu dalam kehidupan keluarga. Caranya adalah menggunakan 3R, bukan hanya dijadikan sebagai pengetahuan cara mengelola sampah, namun juga dilaksanakan secara serius dalam kehiudupan rumah tangga. Melalui kesadaran individu oleh tiap-tiap keluarga, nanti lama kalamaan kesadaran individu akan berbaur dengan lingkungan sosialnya. Akhirnya lingkungan sosial bersama individu yang sadar akan pengelolaan sampah. Sehingga bersama-sama menciptakan lingkungan bersih dari sampah Carilah 2 pidato dan temukan masing-masing 1 kalimat utama, 1 kalimat pendukung, 1 kalimat fakta, dan 1 kalimat opini.​ kesimpulan daritali buaya semambu tunggalkurnia tengku sultan berimbanganyang diam di pagaruyunrumah bertiang terus jelatangrumah berbendul bayang bay … angbertaburkan batang purut purutini tolong banget plis​ Tuliskan tahapan-tahapan dalam membuat teks laporan hasil observasi Teks yang berisi langkah-langkah yang sistematis yang sesuai dengan aturan untuk mencapai suatu tujuan disebut dengan teks .. Teks prosedur yang berisi banyak langkah dalam melakukannya. contohnya, cara membuat sambal balado, cara mengajukan pembuatan kartu sim, cara memperpa … njang stnk, prosedur pembuatan ktp, dinamakan .. Unsur kebahasaan surat lamaran pekerjaan adalah ketentuan yang harus diperhatikan dalam menulis surat lamaran pekerjaan hal tersebut terkait dengan .. … … Tuliskan contoh laporan hasil observasi lingkungan sekolah beserta strukturnya ! Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini saya lampirkan… pernyataan tersebut ditulis dalam surat lamaran pekerjaan pada bagian .. Salah satu sifat yang harus dimiliki teks laporan hasil observasi adalah sifat informatif, artinya…. Prajurit-prajurit yang telah diperintahkan membersihkan gedung bekas asrama telah menyelesaikan tugasnya. kata yang menunjukkan bahwa kalimat di atas … bermakna lampau adalah .. Carilah 2 pidato dan temukan masing-masing 1 kalimat utama, 1 kalimat pendukung, 1 kalimat fakta, dan 1 kalimat opini.​ kesimpulan daritali buaya semambu tunggalkurnia tengku sultan berimbanganyang diam di pagaruyunrumah bertiang terus jelatangrumah berbendul bayang bay … angbertaburkan batang purut purutini tolong banget plis​ Tuliskan tahapan-tahapan dalam membuat teks laporan hasil observasi Teks yang berisi langkah-langkah yang sistematis yang sesuai dengan aturan untuk mencapai suatu tujuan disebut dengan teks .. Teks prosedur yang berisi banyak langkah dalam melakukannya. contohnya, cara membuat sambal balado, cara mengajukan pembuatan kartu sim, cara memperpa … njang stnk, prosedur pembuatan ktp, dinamakan .. Unsur kebahasaan surat lamaran pekerjaan adalah ketentuan yang harus diperhatikan dalam menulis surat lamaran pekerjaan hal tersebut terkait dengan .. … … Tuliskan contoh laporan hasil observasi lingkungan sekolah beserta strukturnya ! Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini saya lampirkan… pernyataan tersebut ditulis dalam surat lamaran pekerjaan pada bagian .. Salah satu sifat yang harus dimiliki teks laporan hasil observasi adalah sifat informatif, artinya…. Prajurit-prajurit yang telah diperintahkan membersihkan gedung bekas asrama telah menyelesaikan tugasnya. kata yang menunjukkan bahwa kalimat di atas … bermakna lampau adalah ..
MEMASUKImusim hujan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menggencarkan pencegahan dan penanggulangan tumpukan sampah di beberapa titik. Selain menempatkan satgas banjir yang bersiaga 24 jam, pihaknya juga memasang perangkat penyisiran sampah high density polythylene. DKI Waspadai Sampah di Musim Penghujan (*/Fer/J-3) | Megapolitan. Musim penghujan sering jadi momok tersendiri bagi sebagian orang. Apalagi jika bukan potensi banjir atau timbulnya genangan yang merepotkan. Dalam menghadapi musim hujan, sebaiknya perlu mempersiapkan berbagai kemungkinan terburuk seperti kebocoran rumah, genangan di halaman depan, dan sebagainya. Khusus untuk pengecekan sekeliling rumah pastikan semuanya aman. Bersihkan selokan, cek atap agar jelas tidak akan sampai mengalami kebocoran saat hujan turun. Pengecekan ini amat penting hanya agar Anda nanti tidak kelimpungan saat musim hujan sudah benar-benar datang. Hujan Sering Jadi Polemik Musim hujan yang sebentar lagi datang biasanya membawa berbagai macam problem yang menyertainya. Air hujan memang sebuah rahmat yang teramat agung, anugrah dari Allah bagi makhlukNya. Namun begitu, di sisi lain bisa berdampak kurang baik terhadp lingkungan. Untuk itulah sebagai manusia, ikhtiar kita adalah dengan menyiapkan segala sesuatu jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Banyak kota-kota besar di negara ini yang sering dihinggapi masalah banjir setiap kali datang musim penghujan. Selain banjir ada masalah lain yang menghantui setiap penghuni rumah bila hujan terus-menerus turun, yaitu timbulnya bibit penyakit dan kondisi rumah yang bocor. Jadi, persiapan menghadapi musim hujan mutlak dilakukan agar Anda terhindar dari masalah-masalah semacam itu. Berbagai Kiat Menghadapi Musim Hujan Tips menghadapi musim hujan – Banyak orang yang tidak tahu bahwasannya masalah yang sering timbul saat musim penghujan tiba sebetulnya bisa dihindari. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan guna meminimalisir dampak buruk yang muncul akibat hujan yang turun, berikut ulasan singkatnya. 1. Memeriksa kondisi atap rumah Bagian rumah yang paling awal Anda cek kondisinya adalah bagian atap. Yang mana atap ini sering terkena panas berkepanjangan sehingga jika terkena air hujan materialnya bisa berubah hingga menjadikannya bocor. Untuk itulah, atap jadi bagian utama hal yang harus dilakukan sebagai persiapan menghadapi musim hujan. Pastikan tidak ada genteng yang melorot dan talang tidak bolong, jika terdeteksi ada kerusakan segeralah perbaiki. Selain pengecekan kondisi, atap juga perlu dibersihkan dari sampah yang dapat menyebabkan tidak lancarnya aliran air di atasnya. Potensi pecah pada atap yang baru terkena air hujan cukuplah besar, jadi periksalah secara teliti sebelum datangnya musim hujan. 2. Periksa saluran air Letak saluran air yang kadang tersembunyi kerap kali menyulitkan saat dibersihkan, terlebih jika Anda tidak semangat membersihkannya. Saluran air yang tidak rutin dibersihkan apalagi saat musim hujan tiba akan mengakibatkan sampah menumpuk dan menyumbatnya. Jika saluran air tersebut sudah tersumbat tentunya akan mengakibatkan permasalahan lain yang lebih serius lagi, seperti banjir dan genangan air yang bisa memunculkan bibit penyakit. Jadi, pastikan selokan di sekitar rumah sudah benar-benar bisa diandalkan untuk membantu mengalirkan air hujan. 3. Jaga Kesehatan tubuh Anda dan keluarga Pada saat musim penghujan tiba biasanya tubuh akan mudah sakit dikarenakan perubahan cuaca yang drastis. Oleh karena itu, Anda sebaiknya memiliki persedian obat yang cukup serta vitamin-vitamin yang dibutuhkan agar tubuh lebih kebal terhadap cuaca yang tidak menentu tersebut. Bila perlu, rajinlah olahraga jika Anda tahu akan segera datang musim hujan sementara fisik Anda kurang sehat. 4. Periksa kelengkapan dan kondisi kendaraan Tips menghadapi musim hujan, cek wiper mobil – Untuk Anda yang senang bepergian menggunakan kendaraan roda dua, ada baiknya pastikan mantel selalu Anda bawa di dalam bagasi. Jika pakai mobil, wiper juga harus Anda periksa dan pastikan bekerja dengan baik sebelum memulai perjalanan, agar air hujan tidak mengganggu saat Anda mengemudi. 5. Sediakan lampu emergency Sering terjadi ketika hujan tiba, apalagi hujan deras akan mengakibatkan listrik menjadi padam. Padamnya listrik bisa dikarenakan kabel yang tertimpa pohon maupun dikarenakan pemadaman darurat. Sebelum terjadi listrik mati, sebaiknya Anda harus menyediakan lampu darurat untuk mengantisipasi kalau-kalau hujan yang turun mengakibatkan matinya saluran listrik. Ini akan menjadi hal yang sangat penting jika di rumah Anda ada anak kecil/balita yang takut kegelapan. Siap sedialah payung sebelum hujan. Anda pasti tidak asing dengan peribahasa tersebut bukan? Ya, Anda memang dituntut menyediakan banyak payung’ untuk persiapan menghadapi musim hujan agar terhindar dari hal-hal yang tidak membuat Anda nyaman. Semoga membantu dan bermanfaat untuk Anda. Salam diminimalis. am editted by RN, 05/01/2022 Contoh 1 Pentingnya penanganan sampah dalam menghadapi datangnya musim penghujan. 2 Kesemrawutan kehidupan di suatu kota. 3 Pola hidup masyarakat kota dalam membuang sampah. 4 Sikap-sikap pemerintah dalam penanganan sampah. 5 Akibat-akibat pada bencana lingkungan. 6 Solusi penanganan. d. Menyusun kerangka karangan, struktur teks eksposisi.
Jakarta, - Dinas Lingkungan Hidup DLH Provinsi DKI Jakarta siap mengantisipasi dan menangani sampah pada musim penghujan. Sejumlah langkah dilakukan, seperti memastikan kesiapan sumber daya manusia SDM dan prasarana sarana. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto, mengatakan, walaupun baru memasuki awal musim penghujan, pihaknya telah memastikan kesiapsiagaan personel yang bertugas menjaga kebersihan badan air. “Kita memeriksa kesiapan personel, alat pelindung diri, dan armada,” kata Asep Kuswanto, dalam keterangannya, Kamis 14/10/2021. Pola penangan sampah juga dibagi menjadi empat mode yaitu, mode normal, mode awas, mode tergenang, dan mode rehabilitasi. Mode normal untuk kondisi pada awal musim penghujan dan mode awas untuk siaga banjir seperti tingginya muka air Katulampa dan tingginya intensitas curah hujan. "Mode tergenang yaitu ketika tanggap darurat banjir yang ditetapkan statusnya oleh BPBD dan terakhir, mode rehabilitasi pasca terjadinya genangan banjir,” tandas Asep. Asep juga menambahkan, pasukan oranye DLH UPK Badan Air terus melakukan antisipasi dan memastikan agar tidak ada sampah yang menyumbat kali, saluran penghubung, dan pintu-pintu air. “UPK Badan Air juga sudah melakukan antisipasi pembersihan sampah di sepanjang saluran penghubung dan pintu-pintu air. Kemudian terdapat petugas untuk memantau perkembangan situasi di setiap lokasi rawan tumpukan sampah saat terjadi banjir kiriman,” kata Asep. TitikAsep menyebutkan, di Pintu Air Manggarai, Jembatan Kampung Melayu, Jembatan Season City, dan titik-titik lain yang rawan tumpukan sampah kiriman, petugas disiagakan memantau 24 jam. “Ketika terjadi tumpukan sampah, selain petugas eksisting di ruas tersebut, maka personel dan armada tambahan akan segera bergerak ke lokasi itu. Kita siaga 24 jam,” tegasnya. Lebih lanjut Asep mengungkapkan, unitnya menyiagakan personel yang terlibat dalam satgas penanganan sampah pada musim penghujan. Sementara itu, sarana yang disiagakan terdiri dari unit angkutan sampah, 118 unit alat berat, 47 unit road sweeper, dan 50 set kubus apung perahu pontoon. Adapun lokasi yang diidentifikasi terdapat timbulan sampah cukup banyak ketika memasuki musim penghujan dan menjadi titik pemantauan serta penanganan khusus ketika musim penghujan tiba, terutama di Kali Ciliwung, yaitu diawali dari ruas Kali Ciliwung Jagakarsa menuju Kali Ciliwung jembatan TB Simatupang, Kali Ciliwung Kalibata, dan Kali Ciliwung Kampung Pulo. Kemudian Kali Ciliwung Manggarai, Kali Ciliwung BKB Petamburan, Kali Ciliwung Season City, dan terakhir Kali Ciliwung BKB Kalijodo menuju muara. Selain itu, untuk titik lain selain dari aliran Kali Ciliwung, yaitu Kali Pesanggarahan, Kali Baru Barat, dan Kali Baru Timur. Sumber Saksikan live streaming program-program BTV di sini Relawan Bantu Atasi Tumpukan Sampah di Jalan Setu-Cileungsi MEGAPOLITAN Ginan, Kakek 70 Tahun Rela Bersihkan Sampah di Sepanjang Jalan Cileungsi-Setu MEGAPOLITAN Sudah Setahun Sampah Menggunung di Jalan Raya Cileungsi-Setu MEGAPOLITAN Warga Bersihkan Tumpukan Sampah di Pantai Talanca Loji Sukabumi NUSANTARA Warga Mamuju Keluhkan Sampah Menumpuk di Kanal NUSANTARA KLHK Tekankan Pentingnya Upaya Komprehensif Atasi Sampah NASIONAL
Jakarta IDN Times - Menjelang datangnya musim hujan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk mulai melakukan persiapan dini dalam menghadapi peralihan musim tersebut. "Melalui upaya-upaya pencegahan seperti memangkas daun dan ranting terutama untuk pohon-pohon yang besar, tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan," ujar Kepala Pusat Data
Hallo Sahabat Shimizu! Di era global seperti sekarang konsumsi penggunaan plastik adalah suatu hal yang sangat lumrah. Setiap orang bisa menghasilkan sampah plastik sampai jutaan setiap minggunnya. Sampah plastik sekarang ini sangat mengganggu kesehatan dan keindahan. Hal itu disebabkan oleh terus bertambahnya jumlah plastik tanpa adanya keseimbangan daur ulang di dibagi menjadi 2, yaitu sampah organik dan anorganik. Sampah organik ialah sampah yang dapat diuraikan oleh bakteri – bakteri, sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang tidak dapat diuraikan. Sampah anorganik tidak mudah membusuk meskipun dalam waktu yang lama contohnya plastik dan styrofoam. Plastik dan styrofoam adalah 2 jenis sampah yang tidak akan bisa terurai, jika bisa membutuhkan waktu yang sangat lama. Mendaur ulang sampah plastik dan styrofoam akan membantu pengurangan sampah di dunia. Selain mengurangi sampai ada beberpa manfaat lain dari mendaur ulang sampah, yaituPengurangan Timbunan SampahPenguranagn timbunan sampah akan berdampak pada pengalihan material sampah plastik yang akan di kirimkan ke tempat pembuangan akhir maupun industri yang bisa mendaur ulang menjadi bahan Lapangan KerjaMendaur ulang sampah plastik bisa menjadi salah satu peluang usaha yang menarik. Dengan konsep yang unik sampah plastik bisa menjadi suatu barang yang memiliki nilai jual. Dengan begitu kita bisa membuka peluang lapangan kerja untuk orang lain demi mensukseskan usaha dan Mengatasi Pencemaran LingkunganDengan melakukan pendaur ulang kita bisa menggunakan botol plastik, bungkus sampah plastik dan sampah plastik lainnya untuk dibuat kerajinan dan mengatasi pencemaran Penyakit yang Disebabkan Oleh Tumpukan SampahTumpukan sampah bisa menjadi salah satu sumber penyakit. Dengan melakukan daur ulang sampah, kita juga akan mengurangi tumpukan sampah dan mencegah datangnya Polusi SekitarKegiatan membakar sampah biasanya dilakukan guna membersihkan lingkungan dari sampah yang menumpuk, tetapi hal ini berdampak buruk bagi polusi. Polusi yang dihasilkan dari pembakaran sampah bisa merusak kesehatan, karena itu kita harus bijak dalam melakukan pembakaran sampah. Dengan mendaur ulang sampah kita bisa mengurangi kesempatan untuk membakar sampah dan menambah Daya Kreatif dan Keterampilan MasyarakatKegiatan mendaur ulang sampah akan menguji daya kreatif masyarakat, karena sampah plastik bisa dijakan furniture rumah, dompet, tas ataupun barang yang berguna lainnya. Post Views 3,259
Mengatasiburung tetap sehat. Cara pemeliharaan burung kesayangan di musim penghujan yang extrim seperti pecinta burung harus extra dalam dalam perawatan burung.baik dari kondisi kandang yang harus selalu bersih di jaga kelembabannya.jangan dulu di berikan makanan seperti kankung yang akan cepat membusuk..cobalah berikan
Persoalan sampah masih menjadi salah satu tantangan bagi kota-kota besar di dunia, termasuk Jakarta. Selama pandemi Covid-19 permasalahannya kian bertambah yang tercermin dari meningkatnya timbunan sampah rumah tangga. Berdasarkan survei yang dilakukan Waste4Change pada masa pandemi di DKI Jakarta, mayoritas rumah tangga mengaku terjadi peningkatan timbunan sampah. Ini tak lepas dari perubahan pola produksi sampah karena aktivitas warga banyak dilakukan di rumah. Adapun yang mengaku tidak mengalami perubahan timbunan sampah hanya sekitar 17 persen dari 132 rumah tangga yang disurvei. Dari jenisnya, timbunan sampah organik merupakan yang paling banyak peningkatannya. Hal tersebut diakui oleh 35 persen responden. Rata-rata peningkatan produksi sampah yang umumnya berupa sisa memasak ataupun sisa makanan ini mencapai dua kali lipat. Hal itu sejalan dengan kebiasaan memasak di rumah yang meningkat. Selanjutnya ada sampah plastik. Sebanyak 22,3 persen rumah tangga mengatakan, timbunan sampah plastik mereka meningkat di awal masa pandemi. Peningkatan terjadi karena kebiasaan memesan makanan ataupun belanja secara daring, konsumsi cemilan, dan upaya kebersihan. Menurut survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia LIPI, kegiatan belanja online masyarakat memang mengalami lonjakan. Jumlahnya naik dari 1-5 kali dalam sebulan menjadi 1-10 kali per bulan. Sampah-sampah medis juga menunjukkan kenaikan. Tambahan produksi sampah yang didominasi masker sekali pakai ini sekitar 1,5 persen. Meski kecil, tapi berpotensi terus meningkat dan menjadi klasifikasi baru yang akan terus ada selama pandemi. Produksi sampah di wilayah DKI Jakarta terus meningkat dalam 10 tahun terakhir. Unit Pengelola Sampah Terpadu Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta UPST Dinas LH Jakarta mencatat, sampah yang masuk ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu TPST Bantargebang sekitar 5,1 ribu ton/hari pada 2011. Pada 2019, angkanya naik menjadi sekitar 7,7 ribu ton/hari. Melihat jenisnya, sampah oraganik –sisa makanan, kertas, kayu dan rumput, serta karet/kulit berkontribusi sekitar 55 persen. Sementara sampah plastik mengambil persentase sekitar 31 persen dan 14 persen sisanya masuk kategori lain. Solusi Daur Ulang Sampah Berdasarkan persoalan sampah yang terpotret selama pandemi, ada potensi peningkatan timbulan sampah domestik di sekitar wilayah rumah tangga di Jakarta. Belum lagi dari sampah medis yang bisa meningkatkan potensi penyebaran penyakit jika tidak dikelola dengan benar. “Solusi dari permasalahan tersebut adalah melakukan pemilahan sampah mulai dari sumbernya seperti dari rumah dan memastikan pengelolaan sampah setelah diambil dari rumah kita dilakukan secara bertanggung jawab,” ujar Head of Communication and Engagement Waste4Change Hana Nur Auliana. Bentuk pertanggungjawabannya, Hana menambahkan, pengangkut sampah tidak mencampur aduk sampah. Mereka mengetahui kemana masing-masing sampah diolah dan menaati peraturan pengelolaan sampah residu. Semangat pengelolaan sampah mulai dari rumah setidaknya sudah dimiliki oleh warga Jakarta. Masih berdasarkan survei yang sama, sekitar 25 persen rumah tangga sudah melakukan pemilahan dan mengumpulkan sampah anorganik ke pengepul, bank sampah, atau pemulung. Sedangkan sekitar 15 persen responden mengaku sudah melakukan upaya pengkomposan. Sementara dalam upaya mengurangi sampah plastik, kebiasaan hijau’ saat belanja online juga bisa dilakukan. Mulai dari berbelanja di tempat yang menjalankan konsep less plastic packaging dan meminimalisir pemakaian alat makan atau kemasan sekali pakai. Selain itu, belanja di tempat dan waktu yang sama dalam jumlah besar untuk menghindari pembelian produk satuan berulang. Ada cara mudah untuk ambil bagian dalam kegiatan daur ulang sampah anorganik. Waste4Change menawarkan jasa layanan personal waste management. Cukup memilah sampah sesuai kategori dan nantinya akan ada tim penjemputan yang secara rutin datang membawa sampah dari rumah tangga. Sampah yang dibawa dari mitra angkut Waste4Change nantinya akan diolah kembali. Sampah yang bisa didaur ulang akan diproses lebih lanjut oleh mitra daur ulang. Dengan pola seperti ini usia hidup material akan semakin panjang dan timbunan sampah di TPA akan berkurang. “Keuntungan lainnya dengan turut serta dalam program ini, para klien Waste4Change telah mendukung terbentuknya green jobs untuk para pekerja sektor pengelolaan sampah informal,” ujar Hana. Waste4Change berharap, dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah dari rumah, terutama di masa pandemi ini, tingkat daur ulang dan pengelolaan sampah akan naik. Selain demi menjaga kesehatan masyarakat, Waste4Change juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli pada kesejahteraan pekerja sektor informal pengelolaan sampah seperti pemulung. Mereka berhak atas lingkungan kerja yang aman dan kehidupan yang layak.
banyaknyapenduduk yang ada di Jakarta, volume sampah pun akan ikut bertambah. Hal tersebut pun menjadi faktor terjadinya banjir di Jakarta. Bencana banjir termasuk kejadian yang sering terjadi pada setiap datangnya musim penghujan. Banjir disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor hujan, faktor
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Banyak sampah yang terbengkalai di sekitar kita. Saluran air yang penuh dengan sampah. Bahkan tempat pembuangan akhir sampai menggunung. Menurut kementerian lingkungan hidup dan kehutanan KLHK menyebutkan bahwa pada tahun 2020 Indonesia menghasilkan 67,8 juta ton sampah yang terhitung. Sampah tersebut bersumber dari 37,3% sampah rumah tangga, 16,4% dari pasar tradisional, 15,9% dari kawasan komersil dan 14,6% sampah berasal dari sumber lain. Dari data KLHK tersebut dapat dilihat bahwa sumbangsi sampah terbesar adalah dari limbah rumah tangga, ditambah dengan kebiasaan kita di era pandemi ini yang sering menggunakan kemasan-kemasan sekali pakai. Tak bisa dipungkiri jumlah produksi sampah meningkat. Karena pada dasarnya saat kita belanja online, itu menambah jumlah sampah plastik contohnya bubble wrap masih ditambah lagi plastik pembungkusnya. Adanya banyak sampah disekitar kita tentu membuat kita tidak nyaman, selain menimbulkan bau yang tidak sedap juga dapat menjadikan sarang penyakit. Tidak hanya itu, sampah juga dapat menyebabkan bencana alam seperti banjir. Selain itu saat kita membuang sampah di sungai juga akan mencemari air. Mengurangi jumlah air bersih. Hal tersebut juga menjadikan banyak hewan laut dan komoditas air terganggu dan terancam punah. Meningkatnya jumlah sampah tersebut juga dikarenakan pengelolaan sampah yang kurang baik bahkan TPA terkesan menjadi gunung sampah yang siap meledak. Dan pemerintah terasa kurang berperan langsung dalam lapangan dengan melakukan sosialisasi maupun inovasi yang dibuat untuk menanggulangi masalah sampah pembuangan ahir TPA yang menggunung terjadi karna 2 hal, yaitu 1. Lambatnya pemrosesan atau pengolahan sampah 2. Banyak dan cepatnya sampah yang datang. Lambatnya pemrosesan mungkin bisa diatasi dengan memperjelas mau diapakan sampah-sampah tersebut. Akan lebih mudah kalau sudah langsung dibedakan dan tidak di tumpuk bersamaan. Misalnya sampah organik diangkut oleh mobil di hari senin. Kemudian hari yang berbeda digunakan untuk mengangkut sampah plastik. Tempat pengumpulannya juga harus dibedakan, sehingga nantinya bakal lebih mudah untuk melanjutkan mau diapakan sampah sampah tersebut. Hal ini akan memudahkan dalam mengatasi permasalahan nomer 1. Untuk mengatasi permasalahan nomer 2 bisa dengan sosialisasi tentang kepekaan terhadap sampah, memilih dan menempatkan sampah sebagaimana mestinya, bukan hanya membuangnya tanpa memikirkannya. 1 2 Lihat Nature Selengkapnya
SUBANGMenyambut musim penghujan, warga Wantilan gotong royong bersihkan Sungai Cijengkol, sekitar 100 warga wantilan bersama PT Anugerah Mutu Bersama (PT.AMB) terlibat dalam kegiatan tersebut.. Tokoh masyarakat sekaligus pengacara di Wantilan Uhendra SH mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan oleh warga dan PT AMB sangat bermanfaat untuk melancarkan aliran sungai Cijengkol, terlebih dalam
Buatlah teks eksposisi tentang pentingnya penanganan sampah dalam menghadapi datangnya musim penghujan ! buat dgn tesis , rangkaian argumen dan , penegasan ulang tolong di bantu plisss yg bnar ya SAMPAH RUMAH TANGGASampah rumah tangga adalah semua jenis bahan sisa yang sudah tidak terpakai lagi dari dalam kegiatan rumah tangga. Dari rumah tangga terdapat dua jenis sampah yaitu sampah cair dan sampah padat. Sampah cair berupa limbah pembuangan dari kamar mandi, bekas mandi, mencuci piring atau pakaian. Sampah padat yang berupa sampah anorganik tidak dapat diuraikan oleh bakteri, yaitu jenis plastik, botol, kaleng, kertas, tisu dan sebagainya. Pengelolaan sampah adalah proses pengumpulan, pengangkutan, atau pembuangan materi sampah. Masih minimnya pengetahuan tentang tata cara pengelolaan sampah rumah tangga mengakibatkan sampah hanya dibuang dan tidak dimanfaatkan penanaman pemahaman atau pengetahuan kepada keluarga tentang pengolahan sampah rumah tangga. Salah satunya melalui sosialisasi ketika ada pertemuan RT baik bapak-bapak, ibu-ibu beserta anak-anaknya. Pemahaman yang diberikan tentang Reduce, Reuse dan Recycle 3R. Reduce, dengan cara menggurangi penggunaan barang yang tidak bisa di daur ulang sampahnya. Misalnya menggurangi pembelian air mineral dalam botol dengan selalu membawa air minum dari rumah. Reuse, menggunakan kembali barang-barang agar mengurangi sampah. Misalnya menggunakan wadah kemasan kosong untuk tempat menyimpan sesuatu, misal botol bekas untuk wadah minyak goreng. Pemanfaatan sisi kertas yang kosong untuk menulis dan memberikan sampah terpilah kepada pihak yang lebih membutuhkan dari pada sampah harus dibuang. Recycle, yaitu dengan cara mendaur ulang sampah. Misalnya menggunakan baju bekas tidak terpakai untuk dijadikan hiasan, menggunakan botol bekas untuk dijadikan pot tanaman atau hiasan. Harapannya adalah masyarakat bukan hanya tahu tentang 3R, namun diterapkan dalam kehidupan Juga 35 Pantun Nasehat Orang TuaRumah tangga adalah salah satu tempat yang menghasilkan sampah anorganik, oleh karena itu perlu adanya pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah secara mandiri atau individu dalam kehidupan keluarga. Caranya adalah menggunakan 3R, bukan hanya dijadikan sebagai pengetahuan cara mengelola sampah, namun juga dilaksanakan secara serius dalam kehiudupan rumah tangga. Melalui kesadaran individu oleh tiap-tiap keluarga, nanti lama kalamaan kesadaran individu akan berbaur dengan lingkungan sosialnya. Akhirnya lingkungan sosial bersama individu yang sadar akan pengelolaan sampah. Sehingga bersama-sama menciptakan lingkungan bersih dari sampah tolong di buat jadi 1 pargraf .
  • g8jkoysxl9.pages.dev/339
  • g8jkoysxl9.pages.dev/370
  • g8jkoysxl9.pages.dev/302
  • g8jkoysxl9.pages.dev/94
  • g8jkoysxl9.pages.dev/229
  • g8jkoysxl9.pages.dev/254
  • g8jkoysxl9.pages.dev/180
  • g8jkoysxl9.pages.dev/339
  • g8jkoysxl9.pages.dev/386
  • pentingnya penanganan sampah dalam menghadapi datangnya musim penghujan