241312120603109 MAS Almanar Pulau Raja 0623355226 PTPN IV PULU RAJA Pulau Rakyat Asahan Sumut 105 132 5 sangkot hasibuan. 242 312120604110 MAS Al Washliyah Jl. Besar No. 18 Sei Kepayang Asahan Sumut 35 66 3 Darwis Sitorus. 243 032120606001 MAS Daerah Simpang Empat Jl. Merdeka No. 1 Simpang Empat Simpang Empat Asahan Sumut 63 106 4 Senen Sastro
Tugu Singa Ambara Raja SAR yang kokoh berdiri di depan Kantor Bupati Buleleng pada persimpangan Jalan Ngurah Rai – Pahlawan – Veteran menjadi maskot dan lambang kebanggaan masyarakat Bali Utara. Namun tidak semua mengetahui keberadaan Tugu SAR tersebut. Sejatinya, keberadaan tugu Singa Ambara Raja telah dipersiapkan sejak tahun 1968, kala itu, Bupati Buleleng Hartawan Mataram, pada Jumat 16 Februari 1968 membentuk satu kepantiaan untuk meneliti dan mengali sejarah lahirnya Kota Singaraja dan Lambang Daerah Kabupaten Buleleng. Panitia peneliti dan mengali sejarah itu diketuai langsung Hartawan Mataram dengan Ketua Harian Made Gelgel serta sejumlah penulis diantaranya Sudjadi dan Ketut Ginarsa, sementara panitia lambang daerah Kabupaten Buleleng dipercaya Hartawan Mataram dengan Ketua Harian Gede Putu Rijasa, Wakil Ketua Nyoman Oka Api, Sekretaris Putu Kasta, sedangkan pelaksananya adalah Rokhim Seniman Subroto dibantu oleh Undagi Made Rudita bersama beberapa orang pelaksana lainnya. Dari sejumlah kajian dan merangkai sejarah perjalanan Kota Singaraja serta berbagai pandangan dan pendapat para ahli serta masyarakat di Kabupaten Buleleng termasuk menyesuaikan dengan tipologi buleleng yang cenderung keras, kreatiaf, inovatif, religious, cerdas dan berbudaya. Panitia akhirnya mampu merumuskan sejarah berdirinya Kota Singaraja dan menciptakan Lambang Daerah Kabupaten Buleleng. Dalam proses kelanjutan itu, Panitia yang dibentuk Bupati Buleleng Hartawan Mataram langsung merancang wujud sebuah monumen yang merupakan simbol bagi masyarakat Bali Utara dan sekaligus mampu menjadi ciri masyarakat Buleleng, monumen itu-pun kemudian dikonsep dengan memadukan lambang-lambang secara kedaerah dan nasional. Secara garis besar, Tugu SAR berbentuk Singa bersayap itu yang kemudian ditetapkan dengan Peraturan Daerah Perda Kabupaten Buleleng, tanggal 25 April 1968 Nomor 11/DPRD-GR/PER/29 dan disahkan oleh Mendagri dengan Surat Keputusan tanggal 19 November 1968 No. Pemda 10/29/35-323, memiliki sejumlah kiasan-kiasan tersendiri, dimana bangunan tugu atau yupa padmasana berbentuk segi lima yang melambangkan dasar falsafah Negara Republik Indonesia, Pancasila. Arca Singa-Raja atau patung Singa Ambara yang bersayap merupakan sebagai lambang nama kota Daerah Kabupaten Buleleng yang terbentang dari Timur ke Barat dengan tujuh belas helai sayap yang melambangkan tanggal atau hari Proklamasi yaitu tanggal 17. Pada tugu yang berdiri di wilayah Kelurahan Banjar Tegal Kecamatan Buleleng itu juga terlihat Buleleng atau jagung dengan daun delapan helai yang melambangkan bulan yang ke delapan yaitu Agustus. Buleleng atau Jagung Gembal yang dipegang tangan kanan singa itu juga diartikan sebagai nama Daerah Kabupaten Buleleng yang dipegang oleh Kota Singaraja, sementara pada bulir-bulir Buleleng atau Jagung Gembal berjumlah empat puluh lima butir yang melambangkan tahun Proklamasi yaitu tahun 1945, sehingga jika dirangkaikan Tugu Singa Ambara Raja merupakan jiwa semangat perjuangan Bangsa Indonesia yang diproklamasikan Soekarno Hatta pada Jumat, 17 Agustus 1945 yang dilandasi dengan Pancasila. Pada sisi lain, Tugu Singa Ambara Raja juga memiliki beberapa kiasan melambangkan tanggal 30 Maret 1604 hari lahirnya Kota Singaraja, diantaranya pada sembilan helai Kelopak Bunga Teratai yang melambangkan sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Buleleng. Selain itu juga terlihat Tiga Ekor Gajah Mina yang melambangkan kekuatan, kebijaksanaan, dan kepandaian rakyat Buleleng termasuk tiga buah permata yang memancar berkilau-kilauan melambangkan kewaspadaan dan kesiap siagaan rakyat Buleleng. Jumlah bulu sayap yang besar dan yang kecil sebanyak tiga puluh helai, pada sayap jajaran yang pertama banyaknya 5 helai, kedua banyaknya 7 helai, ketiga banyaknya 8 helai dan sayap jajaran yang keempat banyaknya 10 helai, sehingga saat dijumlahkan 5,7,8,10 menjadi 30 yang Melambangkan tanggal atau hari lahirnya kota Singaraja. Tiga puluh tulang pemegang bulu sayap pada Singa Ambara Raja melambangkan bulan yang ketiga atau bulan Maret yaitu bulan lahirnya kota singaraja, sementara rambut, bulu gembal, bulu ekor Singa yang panjang berjumlah seribu enam ratus empat helai yang melambangkan tahun lahirnya kota Singaraja, sehingga seluruhnya dirangkaikan menjadi 30-03-1604. Pada rumusan peneliti itu juga merusmuskan satu motto atau semboyan Kabupaten Buleleng Singa Ambara Raja’ yang memiliki sebuah makna kelincahan dan semangat kepahlawanan rakyat Buleleng dibawah kepemimpinan Anglurah Ki Barak Panji Sakti hingga mampu memiliki luas wilayah mencapai Banyuwangi. Rancangan yang disusun dalam satu kesatuan dalam sebuah konsep kemudian diwujudkan Rokhim Seniman Subroto dan Undagi Made Rudita diwujudkan menjadi sebuah monumen dengan kesepakatan memilih lokasi didepan Kantor Bupati Buleleng, pada persimpangan jalan yang sekarang dikenal dengan Jalan Ngurah Rai, Jalan Pahlawan dan Jalan Veteran Singaraja serta masuk dalam wilayah Kelurahan Banjar Tegal Kecamatan Buleleng. Rancang bangun Tugu Singa Ambara Raja yang diawali pada tahun 1968 akhirnya dapat dituntaskan pada tahun 1971 dan bertepatan dengan purnamaning sasih katiga, sehari setelah tumpek landep, pada Minggu, 5 September 1971, Tugu Singa Ambara Raja diplaspas dan Bupati Buleleng Hartawan Mataram kala itu meresmikan monumen kebanggaan masyarakat Bali Utara sebagai simbol pendiri Kota Singaraja, Anglurah Ki Barak Panji Sakti. 099/022
Patung Singa Amabara Raja yang berdiri kokoh di kota Singaraja dibangun sebagai penghormatan Kepada Ki Gusti Anglurah Panji Sakti, dibangun pada saat kepemim
Detailed Reviews Reviews order informed by descriptiveness of user-identified themes such as cleanliness, atmosphere, general tips and location Indonesia209 contributionsAug 2019 • SoloSeru acar bulfest 2019 ini... Acara yg wajib datang....Acara ini mengalahkan acara yg dimiliki oleh ibu kota provinsi.....Berbagai jenis makanan tradisional khas singaraja, pakaian, baju dan kamen tradisional Written August 13, 2019This review is the subjective opinion of a Tripadvisor member and not of Tripadvisor LLC. Tripadvisor performs checks on reviews as part of our industry-leading trust & safety standards. Read our transparency report to learn Singapore4,194 contributionsNov 2018 • Soloシンガラジャのメインストリートから内陸のほうにちょっと行ったところにあるライオンに羽を付けたような感じの像です。シンガラジャのシンガはライオンを意味するらしいので、シンガラジャのシンボルなんでしょうか。Written November 28, 2018This review is the subjective opinion of a Tripadvisor member and not of Tripadvisor LLC. Tripadvisor performs checks on reviews as part of our industry-leading trust & safety standards. Read our transparency report to learn DDenpasar, Indonesia20 contributionsAug 2017 • Familytugu singa ambara raja yang menyambut saat memasuki kota singaraja dari arah bedugul. biasanya di hari minggu merupakan kawasan car free day. banyak tempat makan di sekitar sini, ada taman kota July 18, 2018This review is the subjective opinion of a Tripadvisor member and not of Tripadvisor LLC. Tripadvisor performs checks on reviews as part of our industry-leading trust & safety standards. Read our transparency report to learn Indonesia618 contributionsJun 2017 • SoloTugu ini merupakan lambang kota Buleleng. Tugu ini dibangun untuk mengenang keperkasaan Ki Gusti Ngurah Panji Sakti, yang merupakan penguasa wilayah utara pulau Dewata pada tahun 1660-an. Patung singa ambara raja merupakan sebuah patung singa bersayap yang mencengkeram buah jagung gembal yang melambangkan kekuatan, ksatria, kekuasaan pemimpin Bali yang gagah perkasa. Patung ini ditunjang oleh tugu yang berbentuk bunga teratai. Terletak di pusat kota August 3, 2017This review is the subjective opinion of a Tripadvisor member and not of Tripadvisor LLC. Tripadvisor performs checks on reviews as part of our industry-leading trust & safety standards. Read our transparency report to learn more.
iPERANCANGAN WEBSITE SOSIOHISTORI PARIWISATA BALI PENCIPTAAN KARYA DESAIN Oleh: Ketut Nugraha Jati NIM 1412337024 Tugas Akhir ini diajukan kepada Fakultas Seni Rupa
Detailed Reviews Reviews order informed by descriptiveness of user-identified themes such as cleanliness, atmosphere, general tips and location Indonesia209 contributionsAug 2019 • SoloSeru acar bulfest 2019 ini... Acara yg wajib datang....Acara ini mengalahkan acara yg dimiliki oleh ibu kota provinsi.....Berbagai jenis makanan tradisional khas singaraja, pakaian, baju dan kamen tradisional Written 13 August 2019This review is the subjective opinion of a Tripadvisor member and not of Tripadvisor LLC. Tripadvisor performs checks on reviews as part of our industry-leading trust & safety standards. Read our transparency report to learn Singapore4,194 contributionsNov 2018 • Soloシンガラジャのメインストリートから内陸のほうにちょっと行ったところにあるライオンに羽を付けたような感じの像です。シンガラジャのシンガはライオンを意味するらしいので、シンガラジャのシンボルなんでしょうか。Written 28 November 2018This review is the subjective opinion of a Tripadvisor member and not of Tripadvisor LLC. Tripadvisor performs checks on reviews as part of our industry-leading trust & safety standards. Read our transparency report to learn DDenpasar, Indonesia20 contributionsAug 2017 • Familytugu singa ambara raja yang menyambut saat memasuki kota singaraja dari arah bedugul. biasanya di hari minggu merupakan kawasan car free day. banyak tempat makan di sekitar sini, ada taman kota 18 July 2018This review is the subjective opinion of a Tripadvisor member and not of Tripadvisor LLC. Tripadvisor performs checks on reviews as part of our industry-leading trust & safety standards. Read our transparency report to learn Indonesia618 contributionsJun 2017 • SoloTugu ini merupakan lambang kota Buleleng. Tugu ini dibangun untuk mengenang keperkasaan Ki Gusti Ngurah Panji Sakti, yang merupakan penguasa wilayah utara pulau Dewata pada tahun 1660-an. Patung singa ambara raja merupakan sebuah patung singa bersayap yang mencengkeram buah jagung gembal yang melambangkan kekuatan, ksatria, kekuasaan pemimpin Bali yang gagah perkasa. Patung ini ditunjang oleh tugu yang berbentuk bunga teratai. Terletak di pusat kota 3 August 2017This review is the subjective opinion of a Tripadvisor member and not of Tripadvisor LLC. Tripadvisor performs checks on reviews as part of our industry-leading trust & safety standards. Read our transparency report to learn more.
John3:16 in Many Languages Dear friend Here is good news for you - John 3:16 in over one thousand languages. I pray that you are happy with this wonderful message. The Lord's Prayer and other scriptures may be included.. To search for country, language or any word: press [control F] on your keyboard.
Detailed Reviews Reviews order informed by descriptiveness of user-identified themes such as cleanliness, atmosphere, general tips and location perform checks on reviewsTripadvisor’s approach to reviewsBefore posting, each Tripadvisor review goes through an automated tracking system, which collects information, answering the following questions how, what, where and when. If the system detects something that potentially contradicts our community guidelines, the review is not published. When the system detects a problem, a review may be automatically rejected, sent to the reviewer for validation, or manually reviewed by our team of content specialists, who work 24/7 to maintain the quality of the reviews on our site. Our team checks each review posted on the site disputed by our community as not meeting our community guidelines. PiliartaDenpasar, Indonesia209 contributionsAug. 2019 • SoloSeru acar bulfest 2019 ini... Acara yg wajib datang....Acara ini mengalahkan acara yg dimiliki oleh ibu kota provinsi.....Berbagai jenis makanan tradisional khas singaraja, pakaian, baju dan kamen tradisional Written 13 August 2019This review is the subjective opinion of a Tripadvisor member and not of Tripadvisor LLC. Tripadvisor performs checks on reviews as part of our industry-leading trust & safety standards. Read our transparency report to learn Singapore4,194 contributionsNov. 2018 • Soloシンガラジャのメインストリートから内陸のほうにちょっと行ったところにあるライオンに羽を付けたような感じの像です。シンガラジャのシンガはライオンを意味するらしいので、シンガラジャのシンボルなんでしょうか。Written 28 November 2018This review is the subjective opinion of a Tripadvisor member and not of Tripadvisor LLC. Tripadvisor performs checks on reviews as part of our industry-leading trust & safety standards. Read our transparency report to learn DDenpasar, Indonesia20 contributionsAug. 2017 • Familytugu singa ambara raja yang menyambut saat memasuki kota singaraja dari arah bedugul. biasanya di hari minggu merupakan kawasan car free day. banyak tempat makan di sekitar sini, ada taman kota 18 July 2018This review is the subjective opinion of a Tripadvisor member and not of Tripadvisor LLC. Tripadvisor performs checks on reviews as part of our industry-leading trust & safety standards. Read our transparency report to learn Indonesia618 contributionsJun. 2017 • SoloTugu ini merupakan lambang kota Buleleng. Tugu ini dibangun untuk mengenang keperkasaan Ki Gusti Ngurah Panji Sakti, yang merupakan penguasa wilayah utara pulau Dewata pada tahun 1660-an. Patung singa ambara raja merupakan sebuah patung singa bersayap yang mencengkeram buah jagung gembal yang melambangkan kekuatan, ksatria, kekuasaan pemimpin Bali yang gagah perkasa. Patung ini ditunjang oleh tugu yang berbentuk bunga teratai. Terletak di pusat kota 3 August 2017This review is the subjective opinion of a Tripadvisor member and not of Tripadvisor LLC. Tripadvisor performs checks on reviews as part of our industry-leading trust & safety standards. Read our transparency report to learn more.
BeliRaja Singa Online terdekat di Bali berkualitas dengan harga murah terbaru 2021 di Tokopedia! Pembayaran mudah, pengiriman cepat & bisa cicil 0%
MAKNA-ARTI LOGO-LAMBANG DAERAH KABUPATEN BULELENG Gambar Logo-Lambang Daerah Kabupaten Buleleng Gambar Logo-Lambang Daerah Kabupaten Buleleng Bentuk Logo-Lambang Daerah Kabupaten Buleleng Lambang Daerah Kabupaten Buleleng berbentuk segilima. Deskripsi atau Posisi Unsur Logo-Lambang Daerah Kabupaten Buleleng Lambang Daerah Kabupaten Buleleng berbentuk segilima dan didalamnya berisi gambar Singa Bersayap Singa Ambara, menghadap kekanan dengan memegang jagung gembal/gambah, dan dibawahnya membentang pita berbentuk segi empat panjang yang bertuliskan “SINGA AMBARA RAJA”. Ketentuan Warna Logo-Lambang Daerah Kabupaten Buleleng 1 Dasar Lambang berwarna biru 2 Gambar Singa Bersayap Singa Ambara berwarna merah hidup 3 Jagung gembal/gambah, berwarna kuning 4 Pita berwarna putih 5 Tulisan “SINGA AMBARA RAJA” berwarna Arti Atau Makna Logo-Lambang Daerah Kabupaten Buleleng Dalam Arti Nasional a. Berbentuk segi lima, melambangkan dasar falsafah Negara Republik Indonesia yaitu PANCASILA. b. SINGA AMBARA, bersajap 17 helai melambangkan hari Proklamasi. c. Jagung gembal/gambah dengan daun 8 helai dan bulir berjumlah 45 melambangkan Agustus empat puluh lima. d. a s/ jika dirangkaikan melambangkan jiwa Proklamasi 17 Agustus 1945 berdasarkan Arti Daerah a. SINGA AMBARA RAJA melambangkan kelincahan dan semangat kepahlawanan Rakyat Buleleng. b. Jagung gembal/gambah simbul yang khas bagi penduduk Arti Atau Makna Warna Logo-Lambang Daerah Kabupaten Buleleng 1 Warna kuning mengandung arti kemuliaan. 2 Warna putih mengandung arti kesucian. 3 Warna merah mengandung arti keberanian dan keperwiraan. 4 Warna biru mengandung arti persaudaraan/gotong royong, dan toleransi. 5 Warna hitam mengandung arti asah asih asuh dan langgeng. Arti Atau Makna Tugu/Patung Singa Ambara Raja Yang Berdiri Di Tengah Kota Singaraja Tugu/Patung Singa Ambara Raja Tugu/Patung Singa Ambara Raja 1 Yupa Padmasana yang berbentuk segi lima melambangkan falsafah negara RI yaitu Pancasila. 2 Arca Singa-Raja yang bersayap sebagai lambang nama kota Daerah Kabupaten Buleleng yang terbentang dari Timur ke Barat 3 Buleleng atau Jagung Gembal yang dipegang tangan kanan singa itu melambangkan nama Daerah Kabupaten yaitu Buleleng yang dipegang oleh Kota Singaraja. 4 Moto “Singa Ambara Raja” melambangkan kelincahan dan semangat kepahlawanan rakyat Buleleng. 5 Sembilan helai Kelopak Bunga Teratai melambangkan sembilan kecamatan yang ada di Daerah Kabupaten Buleleng. 6 Tiga Ekor Gajah Mina melambangkan kekuatan, kebijaksanaan, dan kepandaian rakyat Buleleng. 7 Tiga buah permata yang memancar berkilau-kilauan melambangkan kewaspadaan dan kesiap siagaan rakyat Buleleng. 8 Jumlah bulu sayap yang besar dan yang kecil tiga puluh helai yaitu sayap jajaran yang pertama banyaknya 5 helai, kedua banyaknya 7 helai, ketiga banyaknya 8 helai dan sayap jajaran yang keempat banyaknya 10 helai. Melambangkan tanggal atau hari lahirnya kota Singaraja. 9 Tiga puluh tulang pemegang bulu sayap melambangkan bulan yang ketiga atau bulan Maret yaitu bulan lahirnya kota singaraja. 10 Rambut, bulu gembal, bulu ekor Singa yang panjang-panjang jumlah seribu enam ratus empat helai melambangkan tahun lahirnya kota Singaraja. 11 Dari No. 8 sampai 10 jika dirangkaikan melambangkan tanggal 30 Maret 1604 hari lahirnya Kota Singaraja. Sumber PERATURAN DAERAH KABUPATEN BULELENG NO 11/DPRD-GR/A/PER/29 TANGGAL 25 APRIL 1968 TENTANG LAMBANG DAERAH KABUPATEN BULELENG DAN DISAHKAN OLEH MENTERI DALAM NEGERI DENGAN SURAT KEPUTUSAN TANGGAL 19 NOPEMBER 1968 NOMER PEMDA 10/29/35-323. Download File PDF Website/Situs Resmi Kabupaten Buleleng Label Kabupaten, Bali, Nusa Tenggara MAKNA-ARTI LOGO-LAMBANG KOTA DENPASAR MAKNA-ARTI LOGO-LAMBANG DAERAH KABUPATEN TABANAN MAKNA-ARTI LOGO-LAMBANG DAERAH KABUPATEN KLUNGKUNG MAKNA-ARTI LOGO-LAMBANG DAERAH KABUPATEN KARANGASEM MAKNA-ARTI LOGO-LAMBANG DAERAH KABUPATEN JEMBRANA MAKNA-ARTI LOGO-LAMBANG DAERAH KABUPATEN BULELENG MAKNA-ARTI LOGO-LAMBANG DAERAH KABUPATEN BANGLI MAKNA-ARTI LOGO-LAMBANG DAERAH KABUPATEN GIANYAR MAKNA-ARTI LOGO-LAMBANG DAERAH KABUPATEN BADUNG MAKNA-ARTI LOGO-LAMBANG DAERAH PROVINSI BALI
Filosofi Singa. Raja hutan siapa lagi kalau bukan singa, secara mutlak si gagah ini menjadi penguasa hutan . Secara otomatis, seluruh wilayah menjadi kekuasaan singa dalam hal teritori untuk dijadikan lahan penyambung hidup. Dan memburu binatang-binatang lemah yang dijadikan santapannya. Arti Logo SMA Negeri 1 Singaraja Logo SMA Negeri 1 Singaraja terdiri dari sebuah perisai perang prajurit kerajaan yang di atasnya terdapat lambang Singa Ambara Raja berwarna kuning keemasan yang tampak dari depan dan di atasnya dilengkapi dengan gambar buku serta anak panah lengkap dengan busur yang dibentangkan berwarna kuning keemasan untuk menuju sasaran bintang, padi berwarna kuning keemasan dan kapas berwarna putih dan kelopaknya berwarna hijau yang kesemuanya itu didasari warna biru. Adapun arti dari setiap gambar pada logo tersebut adalah sebagai berikut Bentuk Perisai Sebagai lambang untuk menangkis dan meniadakan kebodohan. Singa Ambara Raja Sebagai lambang bahwa sekolah ini berdiri di kota Singaraja. Warna Biru Sebagai lambang abadi dalam dunia pendidikan yang luas dan dalam. Warna Kuning Keemasan Sebagai lambang keagungan dan kemuliaan. Buku dan Panah Sebagai lambang generasi muda yang tak pernah berhenti menggali ilmu pengetahuan serta berbudi luhur untuk menuju suatu Padi dan Kapas Sebagai lambang cita-cita membangun masyarakat Pancasila yang adil dan makmur. SMA Negeri 1 Singaraja adalah lembaga pendidikan dengan hati yang tulus siap sedia mengabdi kepada nusa dan bangsa dengan tanpa ragu-ragu mengikis kebodohan, serta senantiasa menggali ilmu pengetahuan untuk mencapai cita-cita membangun masyarakat yang adil dan makmur.
Hotels near Tugu Singa Ambara Raja, Singaraja on Tripadvisor: Find traveler reviews, 5,778 candid photos, and prices for 2,408 hotels near Tugu Singa Ambara Raja in Singaraja, Indonesia.

Seperti diketahui bahwa Tugu Singa Ambara Raja merupakan lambang kota Singaraja yang merupakan salah satu kabupaten yang ada di Bali utara yakni kabupaten Buleleng. Sebagai warga Buleleng atau luar Buleleng mungkin sudah ada yang tahu bangunan tugu Singa Ambara Raja itu berdiri sejak kapan dan apa makna dari bangunan tersebut. Namun bagi mereka yang belum tahu mungkin saat ini kamu sudah berada yang tepat, karena saat ini saya akan mencoba mengumpulkan info tentang Tugu Singa Ambara Raja tersebut. Singa Ambara Raja adalah seekor singa yang memiliki sayap. Tugu Singa Ambara Raja, landmark Kota Singaraja, bukanlah patung yang telah ada semenjak zaman kerajaan, tapi baru hari Minggu, 5 September 1971. Monumen Singa Ambara Raja diplaspas dan diresmikan oleh Bupati Buleleng Hartawan Mataram kala itu. Wujudnya adalah Singa bersayap berdiri tegak di depan Kantor Bupati Buleleng, menghadap arah pantai Utara Buleleng. Peresmiannya ditandai dengan upacara mlaspas, pada bulan terang ke tiga purnamaning sasih katiga. Patung Tugu Singa Ambara Raja ini terletak pada lokasi yang strategis, yakni berada di depan Kantor Bupati Buleleng, tepatnya di persimpangan Jalan Veteran, Jalan Pahlawan dan Jalan Ngurah Rai Singaraja yang masuk dalam wilayah Kelurahan Banjar Tegal dengan menghadap ke utara. Bangunan tugu Singa Ambara Raja tersebut bukan hanya sekedar bangunan biasa yang tidak memiliki filosofi. Jika dilihat dari bentuk bangunannya maka kita bisa melihat beberapa bagian dari bangunan tersebut. Nah berikut adalah beberapa makan yang terdapat dalam Tugu Singa Ambara Raja Rangkaian Tugu Singa Ambara Raja secara nasional memiliki simbolis, dimana bangunan tugu atau yupa berbentuk segi lima melambangkan falsafah negara Pancasila, Singa bersayap dengan tujuh belas helai melambangkan tanggal atau hari proklamasi. Jagung gembal delapan helai melambangkan bulan yang ke delapan atau Agustus. Butir-butir jagung gembal berjumlah empat puluh lima butir melambangkan tahun proklamasi 45, sehingga diartikan Tugu Singa Ambara Raja sebagai jiwa proklamasi tujuh belas Agustus seribu sembilan ratus empat puluh lima yang berdasarkan Pancasila. Yupa atau padmasana segi lima melambangkan dasar Negara Republik Indonesia yaitu Pancasila. Arca singa bersayap sebagai lambang daerah kabupaten Buleleng yang terbentang dari timur ke barat. Buleleng atau jagung gembal yang dipegang tangan-tangan singa sebagai lambang nama daerah yakni Buleleng yang dipegang oleh kota Singaraja. Sembilan helai kelopak bunga teratai melambangkan 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Buleleng. Tiga ekor gajah mina melambangkan kekuatan, kebijaksanaan, dan kepandaian masyarakat Buleleng. Tiga buah permata yang memancar berkilau melambangkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan rakyat Buleleng. Sedangkan jumlah bulu sayap yang besar dan kecil tiga puluh helai yaitu sayap jajaran pertama berjumlah lima helai, sayap jajaran kedua berjumlah 7 helai, sayap jajaran ketiga berjumlah 8 helai, serta sayap keempat berjumlah sepuluh helai melambangkan tanggal lahirnya kota Singaraja. Tiga buah tulang pemegang bulu sayap melambangkan bulan yang ketiga atau Maret yaitu bulan lahirnya kota Singaraja. Rambut, bulu gembal, dan bulu ekor singa yang panjang jumlahnya helai, melambangkan tahun lahirnya Kota Singaraja. Nah itulah makna dari Tugu Singa Ambara Raja yang ada di kota Singaraja kabupaten Buleleng sebagai lambang dari kota Sinagraja, semoga bermanfaat.

.
  • g8jkoysxl9.pages.dev/379
  • g8jkoysxl9.pages.dev/391
  • g8jkoysxl9.pages.dev/320
  • g8jkoysxl9.pages.dev/170
  • g8jkoysxl9.pages.dev/35
  • g8jkoysxl9.pages.dev/313
  • g8jkoysxl9.pages.dev/235
  • g8jkoysxl9.pages.dev/45
  • g8jkoysxl9.pages.dev/327
  • logo singa ambara raja